Lensox – 02 Mei 2026 | Deby Rosalia Permata Sopandi, atau yang lebih dikenal dengan nama Deby Rosalia, menjadi sorotan publik Indonesia dan Korea Selatan setelah penampilannya di ajang legendaris KBS National Singing Contest. Meskipun bukan penyanyi profesional, ia berhasil menembus final dan mengakhiri kompetisi sebagai juara dua, sekaligus mencuri perhatian karena nama lengkapnya yang panjang dan unik. Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional, tetapi juga membuka peluang baru bagi kariernya.
Awal Karier dan Pendidikan
Lahir dan besar di Bandung, Deby menempuh pendidikan menengah dengan minat yang kuat pada budaya Korea. Kecintaan tersebut berawal sejak SMP ketika ia pertama kali melihat grup SHINee tampil di televisi. Kesan mendalam itu mendorongnya memilih jurusan Bahasa Korea di Universitas Nasional Jakarta. Selama kuliah, ia aktif mengikuti klub bahasa, mengikuti kelas vokal, dan secara rutin menonton program musik Korea untuk memperdalam pemahaman budaya.
Setelah lulus, Deby memulai karier sebagai pengajar bahasa Korea di Jakarta. Pada awalnya, ia menerima tawaran mengajar Bahasa Indonesia untuk anak-anak Korea dengan honor per jam hanya 35 ribu rupiah, namun ia tetap semangat karena menganggapnya sebagai investasi pengetahuan. Seiring waktu, ia memperluas perannya menjadi penerjemah di berbagai event internasional, sekaligus melatih para pelajar Indonesia yang ingin belajar bahasa Korea.
Kisah Viralnya di KBS National Singing Contest
Percakapan tentang kompetisi dimulai ketika suami Deby, seorang warga Korea Selatan yang mereka temui pada tahun 2021, mendengar suara nyanyinya pada sebuah acara pernikahan. Tertarik, suaminya menyarankan agar Deby mencoba audisi KBS National Singing Contest, sebuah program bernama “National Singing Contest” yang telah menyiarkan kompetisi musik selama lebih dari empat puluh lima tahun. Tanpa ragu, Deby mengirimkan video audisi dan kemudian berangkat ke Seoul bersama suaminya.
Dari sekitar tiga ratus peserta, Deby berhasil masuk ke dalam 15 finalis yang tampil di panggung utama. Penampilannya memukau penonton Korea, tidak hanya karena vokalnya yang kuat, tetapi juga karena pengucapan lirik dalam bahasa Korea yang fasih. Pada saat pembawa acara memperkenalkan peserta, ia terkesulitan melafalkan nama panjang Deby Rosalia Permata Sopandi, yang kemudian menjadi bahan candaan hangat di media sosial Korea.
Video penampilannya diunggah ke Instagram pribadi Deby dan dalam waktu singkat menembus delapan juta penayangan. Nama lengkapnya menjadi meme populer, sementara hashtag #DebyRosalia menyebar luas di Twitter dan TikTok. Reaksi positif datang dari netizen Indonesia yang bangga melihat warganya menorehkan prestasi di panggung asing, serta dari penonton Korea yang memuji keberanian dan bakatnya.
Keberhasilan Deby tidak hanya berakhir pada posisi runner‑up. Ia masih berpeluang melaju ke grand final apabila dipilih oleh juri program. Bahkan, produser acara menyatakan tertarik untuk menampilkan Deby kembali di episode spesial, mengingat popularitasnya yang melambung.
- Nama lengkap: Deby Rosalia Permata Sopandi
- Tempat lahir: Bandung, Jawa Barat
- Pendidikan: S1 Bahasa Korea, Universitas Nasional Jakarta
- Pekerjaan: Guru bahasa Korea & Indonesia, penerjemah, pemilik salon nail art
- Suami: Warga negara Korea Selatan (menikah 2026)
- Prestasi: Juara dua KBS National Singing Contest 2026
- View Instagram: >8 juta penayangan video penampilan
Di luar dunia musik, Deby mengelola sebuah salon nail art di Jakarta Timur yang terus berkembang. Usaha tersebut menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus sarana menyalurkan kreativitasnya. Meskipun sibuk, ia tetap meluangkan waktu mengajar bahasa Korea secara daring, menjawab permintaan meningkat dari pelajar Indonesia yang ingin belajar bahasa tersebut.
Ke depan, Deby mengungkapkan rencana untuk menetap lebih lama di Korea bersama suaminya. Ia menilai bahwa pengalaman hidup di luar negeri akan memperkaya kompetensinya baik sebagai pendidik maupun artis. Sementara itu, ia tetap berharap dapat kembali ke panggung KBS untuk mengukir prestasi lebih tinggi, bahkan mungkin menjadi pemenang grand final.
Kesuksesan Deby Rosalia membuktikan bahwa semangat belajar, keberanian mengambil peluang, dan dukungan keluarga dapat mengubah seseorang dari guru bahasa menjadi bintang yang dikenal lintas negara. Cerita ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang bermimpi menembus pasar internasional tanpa batas.






