Beranda / Olahraga / Derbi Sporting Benfica Berakhir Imbang 2-2, Benfica Tetap Tak Terkalahkan

Derbi Sporting Benfica Berakhir Imbang 2-2, Benfica Tetap Tak Terkalahkan

Derbi Sporting Benfica Berakhir Imbang 2-2, Benfica Tetap Tak Terkalahkan

Lensox – 21 April 2026 | Pavilhão João Rocha menjadi saksi sengitnya pertarungan derbi Sporting Benfica pada 20 April 2026, ketika kedua tim bertemu dalam laga ke-24 Liga Nasional. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2, memperpanjang catatan tak terkalahkan Benfica dan menambah tekanan pada Sporting yang berjuang mengejar posisi kedua di atas FC Porto.

Jalannya Pertandingan

Sporting membuka skor lebih cepat berkat serangan balik cepat yang dimotori oleh Rafael Bessa. Setelah serangan dimulai oleh Nolito, bola dioper ke Facundo Navarro yang mengirimkan umpan silang ke area penalti. Bessa menaklukkan pertahanan Benfica dengan sentuhan lembut ke sudut kanan gawang, mencetak gol pertama bagi Leões.

Tak lama setelah itu, Benfica mengalami kekurangan satu pemain ketika Roberto di Benedetto menerima kartu biru setelah menendang Nolito. Edu Castro, pelatih Benfica, meminta penambahan waktu karena situasi tersebut. Meski berada dalam situasi 4 lawan 5 selama dua menit, tim tetap berusaha menahan tekanan Sporting.

Pada menit 35, Pau Bargalló menyamakan kedudukan untuk Benfica. Lucas Ordoñez mengirimkan umpan ke tengah kotak penalti, dan Bargalló mengeksekusi tembakan akurat yang menembus penjaga gawang Xano Edo. Skor menjadi 1-1 menjelang jeda pertama.

Babak Kedua dan Momen Penentu

Setelah jeda, Sporting kembali menekan dan pada menit ke-55, Rafael Bessa kembali menemukan jalur gol. Dalam sebuah aksi individual, Bessa mengelak dari dua bek dan menembakkan bola ke sudut atas gawang, memaksa penjaga Pedro Henriques melakukan penyelamatan buta.

Namun, respons cepat datang dari Zé Miranda yang mengeksekusi “picadinha” elegan, mengirimkan bola ke sudut kiri gawang dan berhasil mengembalikan keunggulan Sporting menjadi 2-1.

Benfica tidak tinggal diam. Dalam serangan balik, Schjelderup memanfaatkan power play setelah Diogo Barata menerima kartu biru. Meskipun peluang tersebut tidak terkonversi, tekanan terus meningkat hingga akhirnya pada menit ke-78, Zé Miranda menambah satu gol lagi, mengubah skor menjadi 2-2.

  • Gol Sporting: Rafael Bessa (menit 12), Zé Miranda (menit 58)
  • Gol Benfica: Pau Bargalló (menit 35), Rafael Bessa (menit 55)
  • Kartu biru: Roberto di Benedetto (Benfica), Diogo Barata (Benfica)
  • Absensi penting: Alessandro Verona (Benfica) karena cedera bahu

Meski kedua tim menciptakan peluang tambahan di menit-menit akhir, pertahanan masing-masing bertahan kuat dan skor 2-2 tetap tak berubah hingga peluit akhir.

Hasil ini menegaskan posisi Benfica di puncak klasemen dengan catatan tak terkalahkan, sementara Sporting kini berada dua poin di belakang FC Porto yang menempati posisi kedua. Dua pertandingan tersisa menjelang akhir fase reguler, sehingga tekanan untuk memperbaiki posisi semakin besar.

Selain hasil di atas, pertandingan juga menampilkan beberapa sorotan individu. Rafael Bessa menunjukkan ketajaman menyerang yang luar biasa, mencetak dua gol dan menjadi penentu utama dalam laga. Zé Miranda, yang kembali menunjukkan kreativitasnya, memberikan kontribusi penting bagi Sporting. Di pihak Benfica, Pau Bargalló tampil menonjol dengan gol pentingnya pada babak pertama.

Secara taktik, pelatih Edu Castro mempertahankan formasi defensif yang disiplin, sementara Rui Borges dari Sporting mengandalkan serangan balik cepat. Kedua taktik terbukti efektif dalam menciptakan peluang, meski akhirnya berujung pada hasil imbang.

Dengan hasil ini, Benfica tetap memegang gelar juara sementara, sementara Sporting harus mengejar poin ekstra untuk mengamankan posisi kedua sebelum fase playoff dimulai. Kedua tim akan kembali ke jadwal pertandingan mereka dengan motivasi tinggi untuk menutup musim dengan prestasi terbaik.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *