Lensox – 24 April 2026 | Sehari sebelum matahari terbenam, sebuah tragedi menggemparkan warga Maros, Sulawesi Selatan. Seorang mahasiswi berusia 18 tahun bernama Yunita tewas setelah ditabrak truk yang berbelok di depan SPBU di Jalan Poros Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau. Insiden ini terekam jelas oleh kamera CCTV setempat, menambah keprihatinan publik terhadap keselamatan di jalan raya.
Rincian Kejadian dan Faktor Penyebab
Menurut rekaman CCTV, truk berukuran besar berusaha berbelok ke arah berlawanan ketika motor milik Yunita melaju dengan kecepatan sedang. Karena kurangnya konsentrasi dan jarak aman, truk menabrak motor secara frontal, menyebabkan pengendara motor terpental dan tergeletak di badan jalan. Dampak benturan sangat keras, mengakibatkan luka pendarahan hebat pada hidung, mulut, dan telinga korban.
Petugas Laka Lantas Polres Maros yang tiba di lokasi menyatakan bahwa faktor utama kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi saat berkendara, baik dari pihak truk maupun motor. Tidak ditemukan bukti pelanggaran lalu lintas lain seperti kecepatan berlebih atau penggunaan lampu sein yang tidak tepat.
- Lokasi: Jalan Poros Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros
- Waktu kejadian: Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 19.15 WIB
- Korban: Yunita, mahasiswi 18 tahun, tewas akibat pendarahan
- Kendaraan: Truk berukuran besar (jenis tidak disebutkan) dan sepeda motor
- Rekaman: CCTV menampilkan momen tabrakan secara lengkap
Respons Aparatur dan Penanganan Medis
Sesaat setelah kecelakaan, tim Unit Laka Lantas Polres Maros langsung melakukan evakuasi jenazah dan memberikan pertolongan pertama kepada korban lain yang selamat. Yunita dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maros dalam keadaan kritis, namun sayangnya nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian teknis pada kendaraan truk. Selain itu, aparat menekankan pentingnya kesadaran pengguna jalan untuk selalu memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama di area yang ramai seperti depan SPBU.
Polisi juga mengingatkan pengendara motor dan truk untuk selalu menjaga jarak aman, menggunakan lampu sein saat berbelok, serta menghindari penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian selama mengemudi.
Kasus ini menambah daftar kecelakaan fatal yang melibatkan truk dan sepeda motor di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir, memicu perdebatan publik tentang perlunya regulasi yang lebih ketat serta peningkatan infrastruktur keselamatan di titik-titik rawan.
Dalam upaya mencegah kejadian serupa, pihak berwenang di Maros berencana melakukan audit rutin pada kamera CCTV di area strategis, memperketat inspeksi kendaraan komersial, serta mengadakan kampanye edukasi keselamatan berkendara yang melibatkan sekolah dan institusi pendidikan tinggi.
Tragedi ini sekaligus menjadi panggilan hati bagi keluarga, teman, dan masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap keselamatan di jalan. Kehilangan Yunita yang masih muda mengingatkan kita semua bahwa satu detik kelalaian dapat berujung pada duka yang tak terhingga.
Semoga proses penyelidikan dapat memberikan kepastian dan langkah-langkah pencegahan yang nyata, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa depan.






