Lensox – 04 Mei 2026 | Benjamin Šeško, penyerang muda asal Slovenia yang baru bergabung dengan Manchester City, kembali menjadi sorotan publik setelah mencetak gol yang memicu perdebatan di laga melawan Liverpool serta mengalami cedera yang menambah beban tekanan pada tim asuh Pep Guardiola.
Kontroversi Gol “Hand of God” di Laga Liverpool
Pada pertandingan Premier League yang berlangsung di Anfield, Šeško berhasil menembus pertahanan Liverpool dan mengeksekusi tendangan yang tampak melanggar aturan offside. Namun, keputusan VAR menyatakan gol tersebut sah, menimbulkan reaksi keras dari pemain dan pelatih Liverpool yang menilai keputusan itu sebagai contoh “hand of god” modern. Keputusan kontroversial itu tidak hanya mempengaruhi hasil akhir 2‑1 untuk Manchester City, tetapi juga menambah ketegangan di papan klasemen, di mana kedua tim bersaing ketat untuk posisi empat besar.
Cedera yang Mengguncang Manchester City
Sesaat setelah gol, Šeško terjatuh setelah kontak dengan bek Liverpool dan tampak merasakan sakit di daerah paha. Pemeriksaan medis menunjukkan adanya ketegangan otot yang memaksa pelatih Guardiola menurunkan pemain tersebut pada babak kedua. Cedera tersebut datang pada saat Manchester City sedang berjuang mempertahankan performa konsisten setelah serangkaian hasil imbang. Kehilangan Šeško, yang diharapkan menjadi alternatif penyerang utama di depan, memperparah kekhawatiran mengenai kedalaman skuad penyerang City menjelang pertandingan krusial melawan Manchester United dan Chelsea.
- Usia: 22 tahun
- Kebangsaan: Slovenia
- Pencapaian di musim ini (sebelum cedera): 4 gol, 2 assist dalam 7 penampilan Premier League
- Transfer fee ke Manchester City: €70 juta (sekitar Rp1,2 triliun)
- Posisi utama: Penyerang tengah/winger
Reaksi Publik, Media, dan Masa Depan Šeško
Media sosial dipenuhi komentar beragam. Pendukung City memuji keberanian Šeško yang “tidak takut mengambil risiko”, sementara kritikus menilai gol tersebut sebagai contoh kegagalan sistem VAR yang semakin kontroversial. Di sisi lain, para pengamat menyoroti potensi Šeško sebagai penyerang kelas dunia yang masih sangat muda. Jika ia berhasil pulih sepenuhnya, ia dapat menjadi pilihan utama untuk mengisi kekosongan serangan ketika Erling Haaland beristirahat atau mengalami cedera.
Latihan rehabilitasi telah dijadwalkan selama tiga minggu, dengan harapan Šeško kembali beraksi menjelang pertandingan derby Manchester United yang dijadwalkan minggu depan. Jika ia dapat menunjukkan performa yang konsisten, peluangnya untuk merebut tempat di tim utama semakin besar, sekaligus meningkatkan peluang City mengamankan tiket Liga Champions secara otomatis.
Secara keseluruhan, insiden gol kontroversial dan cedera Benjamin Šeško menambah dimensi dramatis pada persaingan Premier League musim ini. Kejadian tersebut tidak hanya menguji kebijakan VAR, tetapi juga menantang manajer Manchester City untuk mengoptimalkan strategi penyerang mereka di tengah tekanan persaingan klasemen.






