Lensox – 23 April 2026 | Al Nassr vs Al Ahli menjadi sorotan utama pada semifinal AFC Champions League dua yang digelar di Zabeel Stadium, Dubai, pada Rabu 22 April 2026. Kedua tim mengincar tiket final pertama bagi klub Saudi di kompetisi bergengsi ini. Cristiano Ronaldo, bintang internasional Portugal, memimpin lini serang Al Nassr, sementara Al Ahli menurunkan skuad berpengalaman yang mengandalkan pemain berkarisma seperti William Troost‑Ekong dan Julian Draxler.
Persiapan dan Formasi Kedua Tim
Menjelang laga, pelatih Jorge Jesus menegaskan bahwa taktik ofensif yang berhasil di fase grup akan tetap dipertahankan. Formasi 4‑3‑3 dipilih dengan Cristiano Ronaldo dan Sadio Mané menempati posisi penyerang utama, didukung oleh João Félix yang kembali fit setelah cedera hamstring. Di lini tengah, Marcelo Brozovic mengatur tempo permainan, sementara Nawaf Boushal dan Angelo mengisi peran sayap.
Di sisi Al Ahli, pelatih Younes Ali menurunkan formasi 3‑5‑2 dengan tiga bek tengah yang terdiri dari William Troost‑Ekong, Robin Tihi, dan Driss Fettouhi. Julian Draxler ditugaskan sebagai gelandang serang, berpasangan dengan Sekou Yansané di lini depan. Kedua tim menurunkan starting XI yang hampir tidak berubah sejak perempat final, menandakan kepercayaan penuh terhadap skuad inti.
- Al Nassr: Ronaldo, Mané, João Félix, Brozovic, Simakan, Al Amri
- Al Ahli: Troost‑Ekong, Tihi, Draxler, Yansané, Fettouhi
- Lokasi: Zabeel Stadium, Dubai
- Penonton: lebih dari 20.000 penonton
Jalannya Pertandingan dan Sorotan Utama
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Dalam 12 menit pertama, Al Nassr berhasil membuka skor lewat tendangan bebas yang dieksekusi Cristiano Ronaldo, memanfaatkan ruang di kotak penalti Al Ahli. Gol tersebut memberi kepercayaan diri pada tim tuan rumah, yang kemudian mengendalikan penguasaan bola.
Pada menit ke‑33, Kingsley Coman menambah angka lewat tembakan jarak jauh yang melesat ke sudut atas gawang, menjadikan skor 2‑0. Al Ahli mencoba bangkit melalui serangan balik, namun pertahanan Al Nassr yang dipimpin oleh Mohamed Simakan tetap solid, menahan beberapa peluang berbahaya dari Draxler.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2‑0 untuk Al Nassr. Di babak kedua, aliran serangan semakin mengalir deras. Pada menit ke‑58, João Félix mencetak gol ketiga setelah menerima umpan silang dari Angelo. Lima menit kemudian, Coman kembali menjadi bintang dengan mencetak dua gol berturut‑turut, memperbesar keunggulan menjadi 5‑0.
Al Ahli hanya mampu mengurangi selisih pada menit ke‑84 lewat gol tunggal Sekou Yansané, namun selisih akhir 5‑1 menegaskan dominasi Al Nassr. Ronaldo, meski tidak menambah angka, berperan penting sebagai playmaker, menciptakan tiga peluang jelas dan menjadi pemimpin di lapangan.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola 62% untuk Al Nassr, dengan total tembakan 18 kali, 9 di antaranya mengarah ke gawang. Al Ahli mencatat 7 tembakan, dengan hanya dua yang tepat sasaran. Kedua pelatih menilai pertandingan sebagai pelajaran berharga; Jorge Jesus memuji kedisiplinan taktik, sementara Younes Ali mengakui bahwa pengalaman melawan tim berbintang seperti Al Nassr sangat penting bagi perkembangan pemain muda.
Dengan kemenangan ini, Al Nassr melaju ke final AFC Champions League dua, berpeluang menjadi klub Saudi pertama yang menjuarai turnamen tersebut. Sementara itu, Al Ahli kembali ke kompetisi domestik dengan semangat memperbaiki performa di liga Qatar.
Para pendukung kedua tim menyambut hasil pertandingan dengan antusias. Di media sosial, banyak yang memuji aksi spektakuler Kingsley Coman yang mencetak tiga gol, sekaligus mengapresiasi peran kepemimpinan Cristiano Ronaldo dalam mengarahkan timnya menuju kemenangan besar.
Ke depan, mata dunia sepakbola akan terus tertuju pada perjalanan Al Nassr di final, di mana mereka akan berhadapan dengan juara lainnya dari wilayah Asia. Sementara itu, Al Ahli bertekad memperkuat skuadnya menjelang fase grup kompetisi AFC lainnya, berharap dapat kembali menorehkan prestasi di panggung internasional.









