Lensox – 02 Mei 2026 | Granada CF Femenino kembali menapaki babak penutup Liga F dengan ambisi menembus batas poin tertinggi yang pernah diraih klub pada musim lalu, yakni 45 poin. Pertandingan melawan CD Tenerife pada Jumat sore di Ciudad Deportiva menjadi ajang penting untuk menguji konsistensi tim yang dipimpin oleh Irene Ferreras, yang hingga kini hanya mencatat satu kekalahan dalam kompetisi 2026.
Persiapan dan Formasi Granada CF Femenino
Menjelang laga, pelatih Irene Ferreras menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertahanan solid dan serangan cepat. Formasi yang diprediksi tetap 5-4-2, menampilkan lini belakang yang terdiri dari Laura Sánchez, Manoly Baquerizo, Alba Pérez, Jujuba, dan Cristina Postigo. Di tengah lapangan, duo Miku dan Leles mengatur tempo, sementara trio kreatif Andrea Gómez, Lauri, dan Laura Pérez menjadi motor serangan. Penjaga gawang Sonya Keefe, yang dikenal dengan persentase penyelamatan tinggi, diharapkan menjadi perisai terakhir.
CD Tenerife, yang menempati posisi keempat dengan 49 poin, tidak kalah menyiapkan strategi. Formasi 4-3-3 dipimpin oleh kaptennya Cáceres di lini pertahanan, dengan kecepatan sayap dari Dembele dan Quiles. Barisan tengah didukung oleh Bicho, Barbara Martínez, dan Natalia Ramos, sementara serangan utama dijalankan oleh Iratxe, N’guessan, dan Diki.
- Poin Granada CF Femenino sebelum laga: 44
- Poin CD Tenerife sebelum laga: 49
- Rekor poin tertinggi Granada (musim lalu): 45
- Kekalahan terakhir Granada: 1-2 vs Athletic Club
- Kekalahan terakhir Tenerife: 0-3 vs Sevilla FC
Pertarungan Sengit di Ciudad Deportiva: Analisis Laga
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Granada CF Femenino mendominasi penguasaan bola pada 20 menit pertama, namun peluang pertama datang dari Tenerife ketika sebuah umpan silang hampir dimanfaatkan oleh Gramaglia, yang kemudian digantikan karena cedera pergelangan kaki. Pada menit ke-19, Andrea Gómez menerima kartu kuning pertama dalam pertandingan.
Gol pertama tercipta melalui aksi Lauri yang memanfaatkan kesalahan umpan dari Pola ke Cáceres. Lauri menembakkan bola keras ke sudut atas gawang, memberikan Granada CF Femenino keunggulan 1-0. Respons cepat Tenerife tak lama berselang; tiga menit kemudian Sakina Ouzraoui mengirimkan umpan silang sempurna, yang dihadapi oleh Gramaglia. Dengan sentuhan akhir yang mantap, Gramaglia menyamakan kedudukan 1-1, menambah catatan gol pribadinya menjadi tiga bersama Tenerife.
Babak pertama berakhir dengan kedua tim berada dalam posisi seimbang, namun tekanan terus meningkat. Pada babak kedua, perubahan taktik terlihat. Tenerife mengganti Aleksandra Zaremba dan Gramaglia dengan Koko Ange dan Violeta Quiles, menambah kecepatan di sisi sayap. Granada merespon dengan mengganti Baquerizo dengan Clara Rodríguez pada menit ke-80, berharap menambah kelincahan di lini belakang.
Serangan demi serangan terjadi, namun kiper Sonya Keefe melakukan beberapa penyelamatan krusial, terutama pada menit ke-88 ketika Diki melancarkan tendangan bebas yang meleset tipis. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1, menambah poin penting bagi Granada CF Femenino, yang kini berada di 44 poin, selangkah lebih dekat untuk menembus rekor 45 poin.
Selain hasil poin, laga ini menegaskan kualitas pemain muda seperti Miku dan Lauri, yang kini menjadi sorotan pencari gol klub. Di sisi lain, CD Tenerife harus menilai kembali strategi pertahanan mereka, terutama dalam mengatasi serangan balik cepat Granada.
Keberhasilan Granada CF Femenino dalam mengamankan satu poin tambahan memberi mereka peluang untuk menyalip batas historis pada satu atau dua pertandingan lagi menjelang akhir musim. Sementara itu, persaingan di puncak klasemen Liga F semakin ketat, dengan beberapa tim lain seperti Real Betis dan Levante juga menunjukkan performa impresif.
Dengan jadwal yang masih menyisakan empat pertemuan, Granada CF Femenino harus memaksimalkan setiap kesempatan untuk meningkatkan selisih poin. Fokus pada konsistensi defensif dan eksploitasi kecepatan sayap akan menjadi kunci utama dalam upaya menutup musim dengan catatan terbaik dalam sejarah klub.






