Beranda / Sepakbola / 7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Jaga Harga Diri Persebaya di Derbi Jawa Timur vs Arema FC

7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Jaga Harga Diri Persebaya di Derbi Jawa Timur vs Arema FC

7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Jaga Harga Diri Persebaya di Derbi Jawa Timur vs Arema FC

Lensox – 28 April 2026 | Derbi Jawa Timur antara Persebaya Surabaya dan Arema FC kembali digelar pada pekan ke-30 Super League 2025/2026. Pertandingan yang seharusnya berlangsung di kandang Arema di Malang dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena isu keamanan. Meski tanpa sorak sorai suporter, tekanan tetap tinggi. Di tengah situasi ini, pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, menjadi figur kunci yang harus memastikan Green Force tetap tak terkalahkan selama tujuh tahun terakhir saat berhadapan dengan rival bebuyutan di Pulau Dewata.

Rekor 7 Tahun Tak Terkalahkan di Bali

Sejak musim 2020, Persebaya Surabaya mencatat catatan impresif: tidak pernah mengalami kekalahan melawan Arema FC di Bali. Rekor tersebut terbentuk dari tiga pertemuan penting. Pertandingan pertama pada pekan ke-30 musim 2024 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0, diikuti oleh hasil imbang 1-1 pada musim 2025. Kedua hasil itu menegaskan dominasi tim hijau di lapangan pulau dewata. Pada laga terbaru, yang dijadwalkan pada Selasa, 28 April 2026, harapan kembali terletak pada taktik Tavares yang menekankan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.

Baca juga:
  • 2024: Menang 1-0 (gol tunggal dari striker muda)
  • 2025: Imbang 1-1 (penalty equaliser di menit 78)
  • 2026: Pertandingan tanpa penonton, peluang mempertahankan rekor

Persiapan Persebaya Menjelang Derbi

Jelang laga krusial, Persebaya mengukir kemenangan penting atas Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate. Kemenangan 2-0 itu memberikan suntikan moral bagi skuad yang dipimpin Tavares. Francisco Rivera, gelandang kreatif, mencatatkan dua assist, sementara lini pertahanan yang dipimpin oleh kapten tim menunjukkan konsistensi tinggi. Latihan intensif selama seminggu terakhir difokuskan pada transisi cepat, pressing tinggi, dan penguasaan bola di zona tengah lapangan.

Di sisi lain, Arema FC tidak mau menyerah begitu saja. Singo Edan berhasil menahan imbang Persib Bandung, yang saat ini berada di puncak klasemen sementara. Hasil tersebut memberi Arema kepercayaan diri bahwa mereka masih mampu menantang Persebaya meski harus bermain di “kandang” netral.

Suasana sunyi tanpa suporter menimbulkan tantangan mental bagi kedua tim. Namun, Bonek – kelompok suporter Persebaya – tetap menyampaikan dukungan lewat pesan video dan media sosial. Salah satu pesan yang paling mengena datang dari Ernando Ari, mantan legenda Persebaya, yang menekankan pentingnya kebanggaan klub dan semangat juang.

Baca juga:

Bernardo Tavares mengungkapkan bahwa fokus utama tim adalah menjaga konsistensi taktik yang telah terbukti berhasil. “Kami tidak hanya bermain untuk mempertahankan rekor, tetapi juga untuk memperkuat identitas tim. Setiap pemain harus memahami peran mereka, terutama dalam situasi tanpa penonton,” ujar Tavares dalam konferensi pers sebelum laga.

Statistik tim menunjukkan peningkatan signifikan pada fase akhir musim. Dari lima laga terakhir, Persebaya mencatat tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan tipis. Rata‑rata penguasaan bola mencapai 58%, sementara jumlah tembakan ke gawang lawan meningkat menjadi 12 per pertandingan. Data tersebut menjadi indikator positif bagi Tavares dalam merancang strategi melawan Arema.

Di lapangan, pemain kunci yang diharapkan tampil maksimal meliputi striker veteran I Made Wirawan, yang mencetak dua gol krusial pada pertandingan melawan Malut United, serta bek tengah veteran Andi Prasetyo, yang dikenal dengan kemampuan menghalau serangan lawan. Kedua pemain ini diharapkan menjadi tulang punggung dalam menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Baca juga:

Jika Persebaya berhasil mempertahankan rekor 7 tahun tak terkalahkan di Bali, hal itu tidak hanya menambah kebanggaan klub, tetapi juga memperkuat posisi Bernardo Tavares sebagai pelatih yang mampu menaklukkan tekanan tinggi. Sebaliknya, kekalahan akan menjadi catatan penting bagi Arema FC, yang ingin mengakhiri dominasi hijau di pulau tersebut.

Dengan segala persiapan, taktik, dan dukungan emosional yang mengalir dari Bonek, laga Derbi Jawa Timur ini menjanjikan pertarungan sengit meski tanpa sorakan penonton. Semua mata kini tertuju pada strategi Tavares dan kemampuan pemainnya untuk mengeksekusi rencana di atas lapangan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *