Beranda / Sepakbola / Derby Jatim Geger: Persebaya Tumbangkan Arema FC 4-0 di Kapten I Wayan Dipta

Derby Jatim Geger: Persebaya Tumbangkan Arema FC 4-0 di Kapten I Wayan Dipta

Derby Jatim Geger: Persebaya Tumbangkan Arema FC 4-0 di Kapten I Wayan Dipta

Lensox – 28 April 2026 | Sabtu sore, 28 April 2026, Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar menjadi saksi sebuah pertandingan yang mengguncang jajaran Liga 1. Dalam laga derby Jatim, Persebaya Surabaya menorehkan kemenangan telak 4-0 atas Arema FC, mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen sementara.

Jalan Panjang Menuju Kemenangan Besar

Sejak peluit pertama, kedua tim menunjukkan taktik yang berbeda. Arema FC, yang seharusnya menjadi tuan rumah, justru memulai dengan pendekatan defensif, mengandalkan pergerakan cepat pemain sayap seperti Dalberto dan Gustavo Franca. Namun, peluang yang diciptakan tetap minim dan tidak menghasilkan gol.

Baca juga:

Pertarungan Arema FC vs Persebaya semakin intens pada menit ke-49 ketika Francisco Rivera membuka keunggulan lewat serangan balik cepat. Gol pertama datang dari assist Milos Raickovic, memecah kebuntuan 0-0. Arema berusaha membalas melalui Joel Vinicius, namun tendangannya meleset ke mistar.

Setelah gol pembuka, Persebaya meningkatkan tempo serangan. Jefferson Silva menambah angka pada menit ke-76 setelah memanfaatkan ruang di sisi kanan, sementara Rivera kembali mempertebal keunggulan pada menit ke-82 dengan tendangan yang ditembakkan ke sudut kiri gawang. Penutup laga, Mikael Alfredo Tata menutup skor 4-0 pada menit ke-87 setelah memanfaatkan umpan balik cepat dari lini tengah.

Analisis Taktik dan Dampak pada Klasemen

Strategi Bernardo Tavares, pelatih Persebaya, terbukti berhasil. Timnya menempatkan tekanan tinggi sejak menit ke-45, memaksa Arema menurunkan formasi bertahan dan membuka celah di lini pertahanan. Penempatan pemain asing seperti Jefferson Silva dan Francisco Rivera menambah kualitas serangan, sementara lini tengah yang disiplin menahan pergerakan Arema.

Baca juga:

Di sisi lain, Marcos Santos, pelatih Arema FC, mengakui bahwa perubahan venue ke Bali mengurangi dukungan suporter yang biasanya menjadi pendorong semangat Aremania. Tanpa sorak sorai di stadion Kanjuruhan, Arema tampak kehilangan energi penting pada fase kedua.

  • Skor akhir: Arema FC 0-4 Persebaya Surabaya
  • Poin klasemen setelah laga: Persebaya 48 poin (peringkat 4), Arema 39 poin (peringkat 10)
  • Pencetak gol Persebaya: Francisco Rivera (2), Jefferson Silva (1), Mikael Tata (1)

Kemenangan ini mengangkat Persebaya ke peringkat keempat klasemen sementara, menutup jarak dengan tiga tim teratas. Sementara itu, Arema harus berjuang menstabilkan performa setelah empat laga beruntun tanpa kebobolan berakhir dengan kekalahan telak.

Secara statistik, Arema menguasai penguasaan bola 68% di babak pertama, namun tidak berhasil mengkonversi peluang menjadi gol. Persebaya, meskipun menguasai lebih sedikit, memanfaatkan efisiensi tembakan yang tinggi, terutama pada serangan balik cepat.

Baca juga:

Para pemain kunci menunjukkan performa beragam. Gustavo Franca tetap menjadi ancaman dari jarak jauh bagi Arema, namun gagal mencetak. Di pihak Persebaya, Milos Raickovic menjadi otak kreatif, mengirimkan umpan-umpan terobosan yang berujung pada gol.

Dengan hasil ini, pertarungan selanjutnya di Liga 1 semakin menegangkan. Persebaya kini menargetkan konsistensi untuk menembus posisi tiga, sementara Arema harus memperbaiki mentalitas dan taktik, terutama dalam mengatasi tekanan di laga penting.

Secara keseluruhan, derby Jatim ini tidak hanya memperlihatkan superioritas Persebaya di lapangan, namun juga menegaskan pentingnya dukungan suporter dan kesiapan taktis dalam laga-pertarungan besar.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *