Lensox – 27 April 2026 | Jerez, Spanyol – Pada akhir pekan balap motor kelas dunia, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 Spanyol 2026 dari barisan ke-17 setelah sesi kualifikasi berakhir dengan hasil yang mengecewakan. Meskipun posisi start jauh dari harapan, performa Veda di Kualifikasi Moto3 memperlihatkan kecepatan dan konsistensi yang mampu menyaingi pembalap papan atas.
Performa Veda Ega Pratama di Sesi Kualifikasi
Sesi kualifikasi Moto3 di Sirkuit Jerez dibagi menjadi tiga babak: Q1, Q2, dan Q3. Veda memulai dengan catatan kuat di Q1, menorehkan waktu 1 menit 46,103 detik yang menempatkannya pada posisi kedua di antara semua pembalap yang berjuang untuk masuk ke Q2. Kecepatan itu hanya terlampaui oleh Ruche Moodley yang mencatat 1 menit 45,913 detik.
Masuk ke Q2, Veda langsung menekan pedal gas dan pada putaran awal berhasil mencatat waktu tercepat 1 menit 45,738 detik, mengungguli semua kompetitor dan bahkan sempat memimpin sesi. Momen ini menimbulkan harapan bahwa rider Indonesia bisa menembus posisi depan pada Q3.
Namun, tekanan meningkat pada menit‑menit akhir Q2. Pembalap lain seperti Maximo Quiles, David Muñoz, dan Alvaro Carpe menurunkan catatan mereka secara signifikan, memaksa Veda terjun ke posisi keenam. Di Q3, Veda tidak dapat mempertahankan kecepatan maksimalnya; motor mengalami penurunan performa akibat suhu mesin yang naik dan kondisi ban yang mulai aus. Akhirnya, catatan akhir Veda berada di urutan ke‑17 dengan waktu 1 menit 45,73 detik, jauh di belakang pole position.
Papan Atas Kualifikasi Moto3 Spanyol 2026
Pole position berhasil diraih oleh pembalap Spanyol Maximo Quiles yang menorehkan 1 menit 44,070 detik. Di belakangnya, David Muñoz mengisi posisi kedua dengan selisih 0,37 detik, sementara Alvaro Carpe menempati tempat ketiga. Barisan depan lengkap dengan nama‑nama seperti Joel Esteban, Brian Uriarte, dan beberapa rookie yang menunjukkan performa menonjol.
- 1. Maximo Quiles – 1:44.070
- 2. David Muñoz – 1:44.44
- 3. Alvaro Carpe – 1:44.75
- 4. Joel Esteban – 1:44.89
- 5. Brian Uriarte – 1:45.02
Keberhasilan pembalap-pembalap ini menegaskan bahwa trek Jerez menuntut kombinasi kecepatan lurus dan teknik pengereman yang presisi. Sementara Veda berada di posisi ke‑17, catatan waktunya tetap berada di bawah 1 menit 46 detik, menandakan potensi yang masih dapat digali di balapan utama.
Start dari barisan belakang akan memaksa Veda mengadopsi taktik agresif sejak lap pertama. Tim Honda Asia diperkirakan akan menyiapkan strategi overtake yang memanfaatkan slipstream di lintasan lurus serta pengereman tajam di tikungan 10‑11 yang terkenal. Jika Veda dapat menyalip secara konsisten, peluangnya untuk masuk zona poin pada 19‑lap race masih terbuka lebar.
Selain Veda, rekan timnya Mario Aji juga menghadapi tantangan serupa dengan posisi start yang tidak ideal. Kedua rider Indonesia tersebut menjadi sorotan utama bagi penggemar di tanah air, yang menantikan aksi menegangkan dari motor sport kelas dunia.
Balapan utama Moto3 Spanyol 2026 diperkirakan akan berlangsung pada Minggu sore, dengan perkiraan cuaca cerah namun suhu cukup tinggi, faktor yang dapat memengaruhi performa ban dan pendinginan mesin. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Veda Ega Pratama mengatasi start yang tidak menguntungkan dan apakah ia dapat mengubah posisi akhir menjadi hasil yang lebih memuaskan.
Secara keseluruhan, meski harus memulai dari posisi ke‑17, Veda Ega Pratama telah menunjukkan kecepatan yang kompetitif dalam Kualifikasi Moto3. Dengan dukungan tim, strategi yang tepat, dan keberanian di lintasan, rider muda ini berpotensi menjadi salah satu sorotan utama pada balapan utama.






